Rabu, 14 September 2016

Penting ladies!!! Hati-hati pil ini

- SEKILAS INFO : DIBACAA ! ! ! !

Yang ngerasa Punya
ANAK gadis,
ADIK perempuan,
KAKAK perempuan
atau ANDA sendiri,
semua yang berbau PEREMPUAN.....!!!

informasi penting .....

Telah beredar sebuah obat baru yg bernama *"Progesterex"*

Obat ini adalah pil kecil yg digunakan untuk mensterilisasi.

Obat ini sekarang dipakai oleh para pemerkosa pada
~Perayaan pesta
~Pub, Discotique
untuk memperkosa & mensterilisasi korbannya

Progesterex dasarnya dijual di beberapa dokter hewan & toko binatang,& digunakan untuk mensterilkan hewan besar.

Obat tsb biasanya digunakan bersamaan dgn Rohypnol (Roofies) semacam obat bius,

Pembeliannya harus menggunakan resep dokter.

Rohypnol ini semacam *effervescent tablet* yg cepat larut didalam air.

Pelaku hanya tinggal memasukan *Rohypnol & Progesterex* kedalam minuman & Korban tidak akan pernah ingat apa yang telah terjadi pada malam/pagi/siang/ sore itu & Progesterex akan membuat si wanitaTIDAK AKAN HAMIL
Hingga si pemerkosa akan tetap bebas berkeliaran.

Tetapi yang perlu diperhatikan, *EFFECT PROGESTEREX GAK SEMENTARA*

Progesterex dibuat untuk mensterilkan kuda, jerapah & binatang besar lainnya.

Setiap wanita yang telah meminumnya *TIDAK AKAN PERNAH MENGANDUNG LAGI SEUMUR HIDUPNYA*

Jadi BER-HATI2-LAH dimanapun anda berada & jangan menerima minum dari sembarang orang yang tidak anda kenal dengan baik.
seperti Pacar yg mengaku baik .
hati2 aja ,sekarang banyak cowok penampilan Keren tp pikirannya CABUL/MESUM & pengen dapet enak nya dr ceweknya...

Kalau bisa di share sekarang !!
PEDULI PEREMPUAN,,
Harap Di Share ke teman2 yang lain karena sangat bermanfaat!!

Berbagi itu indah:
Smoga bermanfaat.

Minggu, 11 September 2016

Edisi Idhul Adha 1437: Ibu anda adalah ibu yang hebat

- _*Bismillah.........*._
*_Assalamu'alaykum……_*
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
*Kisah Unik Seorang Pengajar Al-Qur’an*
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
Kisah ini disampaikan oleh salah seorang pengajar al-Quran al-Karim di salah satu masjid di Makkah al Mukarramah.
Ia berkata :
*“Telah datang kepadaku seorang anak kecil berusia tidak lebih dari _sepuluh tahun_ yang ingin mendaftarkan diri dalam halaqah.*

Maka aku bertanya kepadanya : *‘Apakah engkau hafal sebagian dari al Quran....?’*

Ia berkata : *‘Ya.’*

Aku bertanya kepadanya :
*‘Bacakan dari juz 'amma!’*

Maka kemudian ia membacanya.
Aku bertanya lagi :
*‘Apakah kamu hafal surat tabaarok*
*(al Mulk)....?’*

Ia menjawab : *‘Ya.’*

Aku pun takjub dengan hafalannya dalam usia yang masih dini.

Aku bertanya kepadanya tentang *suroh an Nahl.*
Ternyata ia hafal juga.
Maka semakin bertambah kekaguman ku atasnya.

Kemudian aku ingin mengujinya dengan surat-surat yang panjang.
Aku bertanya :
*“Apakah engkau hafal surat al-Baqarah....?”*

Ia menjawab: *“Ya.”*

Dan ia membaca surat itu tanpa salah sedikit pun.

Kemudian aku berkata :
*“Wahai anakku apakah engkau hafal al Quran....?”*

Ia menjawab : *“Ya.”*

*SubhanALLOH....!!!*
Dan apa yang Alloh kehendaki pasti akan terjadi....!!!
Aku memintanya untuk datang esok hari bersama dengan orang tuanya, sedangkan aku sungguh benar-benar takjub.
Bagaimana mungkin bapaknya melakukan hal tersebut....?!

Suatu kejutan besar ketika bapak anak tersebut hadir.
Aku melihat penampilannya tidak menunjukkan orang yang berkomitmen kepada *As-sunnah.*

Segera ia berkata kepadaku :
*“Saya tahu Anda heran kalau saya adalah ayahnya, tapi saya akan menghilangkan rasa keheranan Anda.* _Sesungguhnya di belakang anak ini ada seorang wanita yg setara dengan seribu laki-laki._
*Aku beritahukan kepada Anda, bahwa aku di rumah memiliki tiga anak yang semuanya hafal al-Quran.*
*Dan anakku yang paling kecil, gadis berusia 4 tahun, sudah hafal juz 'amma.”*

Aku kaget dan bertanya :
*“Bagaimana bisa seperti itu....?!”*

ia mengatakan *bahwa ibu mereka* ketika mereka mulai bisa berbicara pada usia bayi, maka ia *memulainya dengan menghafalkan al Quran* dan memotivasi mereka untuk itu.

Siapa *yang hafal pertama kali*,
maka dialah yang berhak memilih menu untuk makan malam hari itu. Siapa *yang melakukan muroja'ah*
*(setor hafalan) pertama kali,*
dialah yang berhak memilih kemana kami akan pergi mengisi liburan mingguan.
Dan siapa *yang mengkhatamkan pertama kali,* maka dialah yang berhak menentukan kemana kami harus mengisi liburan.

Seperti inilah, *istriku menciptakan suasana kompetisi* (persaingan) dalam menghafal dan melakukan muroja'ah.

Ketika merenungkan dan memikirkan kisah yang penuh pelajaran ini, kami mendapati bahwa *seorang wanita sholihah* yang senantiasa memperhatikan kebaikan rumah tangganya, maka dialah wanita *yang Nabi telah berwasiat kepada kaum laki-laki* untuk memilihnya sebagai pasangan hidup.
_Meninggalkan orientasi harta, kecantikan dan kedudukan._

Maka benarlah ketika Rosululloh bersabda :
*“Seorang wanita dinikahi karena empat hal,* karena _hartanya, kedudukannya, kecantikannya dan agamanya._ *Maka dapatkan _wanita yang memiliki agama_ (niscaya kamu beruntung) jika tidak maka kamu akan merugi (hina) .”*
_(HR. Bukhari)_.

Nabi bersabda:
*“Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah _wanita sholihah.”_*
_(HR. Muslim)_.

Selamat atasnya (ibu anak tersebut) yang *telah menjamin masa depan anak-anaknya dengan menjadikan Al Quran sebagai pemberi syafaat* kepada mereka kelak di hari kiamat.

Nabi bersabda:
*“Akan dikatakan kepada orang yang hafal al-Quran pada hari kiamat, bacalah dengan tartil sebagaimana engkau membacanya dalam kehidupan dunia, karena sesungguhnya kedudukanmu (derajat tingkatanmu) adalah pada ayat terakhir yang engkau baca.”*
_(HR. Ibnu Hibban)_.

Maka bayangkanlah sekarang datangnya hari-hari itu, ketika ibu itu berdiri di padang mahsyar.
Ia akan melihat anak-anaknya terus naik dan naik di hadapannya, dan tiba-tiba mereka berada di tempat yang paling tinggi.
Kemudian dibawakan kepadanya *mahkota al waqoor* (kemuliaan) yang diletakkan di atas kepalanya.

Apa yang akan dilakukan anak-anak kita jika dikatakan kepada mereka : *“Bacalah....!”*

Maka kemanakah (hafalan) mereka akan sampai....?

Apakah akan diletakkan di atas kepala kita sebuah mahkota....?

Jika didatangkan timbangan amal, maka berapa banyak lagu-lagu yang mereka hafalkan....?!!

Berapa banyak gambar-gambar porno yang ada dalam HP mereka....!??

Berapa banyak bluetooth dengan materi menjijikkan....!??

Semua ini akan menjadi modal dalam timbangan amal kedua orang tua mereka...!!.

Rosululloh bersabda :
*“Setiap dr kalian adalah pemimpin, & akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.*
*Seorang pemimpin atas manusia adalah pemimpin, dan dia akan dimintai pertanggungjawaban atas mereka.*
*Seorang laki-laki adalah pemimpin atas keluarganya, dan dia akan dimintai pertanggungjawaban atas mereka.*
*Seorang wanita adalah pemimpin di rumah suaminya & anaknya, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban atas mereka.*
*Dan seorang budak adalah pemimpin atas harta tuannya dan ia akan dimintai pertanggungjawaban atasnya.*
*Ketahuilah bahwa setiap dari kalian adalah pemimpin, & stp dr kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.”*
_(HR. Bukhori)_.

Tidaklah Alloh mengkaruniakan kepada kita keturunan agar kita memperbanyak orang-orang yang bermaksiat kepada-Nya.
Akan tetapi *agar mereka bersyukur dan ingat.*
_Apakah anak kita termasuk dari kalangan mereka....!??_

*Wahai setiap ibu, wahai saudariku semua….!!!*
_Mulailah dengan mendidik dan memperbaiki anak-anak kalian._ Jadikanlah huruf dan ayat-ayat Al-Quran sebagai pemberat timbangan amal kalian dan saksi bagi kalian pada hari perhitungan.
Hari dimana al-Quran akan memberikan syafa'at kpd pembacanya pada hari kiamat.
Hari dimana para penghafal Al-Quran menempati tempat yang tinggi.
Dan akan bersama mereka (orang tua mereka) menempati tempat yg tinggi.

Tentunya risalah ini juga untuk para bapak.....!!!
*Bayangkan wahai para bapak, jika Anda menjadikan anak Anda hafal Al-Quran.*
Setiap kali ia membaca satu huruf, Anda akan mendapatkan pahala setiap huruf yang ia baca dari al-Quran dalam hidupnya.
Maka jadilah Anda dengan menjaga anak Anda untuk menghafalnya dengan pertolongan dari Alloh Ta'ala.

_Saya memohon kepada Alloh agar menjaga putra-putri kita, & menjadikan mereka orang-orang yang memberi hidayah dan mendapatkan hidayah._
*Aamiin yaa Robbal 'alamiin.....*
〰〰〰〰〰
(Syaikh Mamduh Farhan Al Buhairi)
✳co referensi


Kamis, 08 September 2016

Hidup itu Mudah dan Menyenangkan.

Ikuti kisah ini yang akan membuat hidup kita sungguh menyenangkan

Izin share ya cerita inspiratif dari Thailand :)

Jon Jandai adalah seorang petani dari Thailand dan pendiri Pun Pun, sebuah pusat pertanian organik dan pusat belajar masyarakat  di Thailand Utara.

Dia kini banyak bicara di berbagai forum untuk memberi perspektifnya atas 'hidup dengan cara yang berbeda'.

Silakan...

"Ada satu kalimat yang selalu ingin saya katakan kepada semua orang: hidup adalah mudah dan sangat menyenangkan.

"Sebelumnya, saya tak pernah berpikir demikian. Ketika saya tinggal di Bangkok, hidup saya sangat sulit. Saya lahir di sebuah desa 'miskin' di bagian Timur Laut Thailand. Saat saya kecil, semua hal tanpak mudah dan menyenangkan...

"Tapi ketika televisi mulai masuk ke desa saya, banyak orang datang ke desa dan mengatakan: Kalian miskin, kalian harus sukses dalam hidup ini, dan kamu harus ke Bangkok untuk mengejar kesuksesan hidup!"

"Semenjak itu saya merasa sedih dan merasa miskin. Dan saya pun akhirnya pergi ke Bangkok. Ketika saya tiba di sana, keadaan ternyata tidak menyenangkan. Saya harus belajar dan bekerja keras supaya 'sukses'.

"Saya bekerja sangat keras, paling tidak 8 jam dalam sehari. Tapi saya hanya bisa makan semangkuk mie atau sepiring nasi goreng. Tempat tinggal saya buruk sekali. Sebuah ruangan kecil yang ditempati banyak orang.

"Dari situlah saya mulai bertanya... Kenapa ketika saya mulai bekerja keras, hidup saya malah mulai susah? Pasti ada yang salah. Saya telah menghasilkan banyak hal, tapi kebutuhan saya tak pernah tercukupi.

"Saya kemudian mencoba belajar di sebuah universitas. Tapi ternyata belajar di sana tidak mudah sebab sangat membosankan. Lalu setiap saya cermati semua fakultas, kebanyakan dari mereka mengajarkan sesuatu yang destruktif. Bagi saya, pengetahuan yang didapat dari universitas adalah pengetahuan yang tidak produktif. Misalnya, jika Anda jadi insinyur atau jadi arsitek, itu berarti Anda akan merusak banyak hal. Makin banyak mereka bekerja, maka makin banyak pegunungan yang hancur. Dan tanah yang bagus di lembah Chao Phraya akan makin tertutup dengan beton.

"Jika Anda belajar pertanian atau semacamnya di universitas, berarti Anda belajar cara meracuni tanah, air, dan belajar untuk merusak semuanya.

"Saya merasa bahwa semua sangat rumit dan sulit. Kita membuatnya menjadi serbarumit dan serbasulit. Hidup terasa sangat sulit, dan saya sangat kecewa.

"Saya mulai berpikir, kenapa saya harus berada di Bangkok ini? Saya kemudian teringat, ketika saya kecil tak ada yang bekerja 8 jam dalam sehari. Semua orang bekerja dua bulan per tahun. Menanam padi sebulan, dan sebulan untuk panen. Sisanya adalah waktu luang. Ada 10 bulan waktu luang dalam setahun. Itulah kenapa di Thailand ada banyak festival. Karena mereka punya banyak waktu luang.

"Lalu di siang hari, semua orang tidur. Bahkan jika Anda sekarang pergi ke Laos, semua orang tidur siang usai santap makan. Setelah bangun tidur mereka 'bergosip' tentang para menantu mereka. Orang punya banyak waktu. Karena mereka punya banyak waktu, mereka punya waktu untuk diri mereka sendiri. Ketika mereka punya waktu untuk diri mereka sendiri, mereka punya banyak waktu untuk memahami diri mereka sendiri. Dan ketika mereka punya banyak waktu untuk memahami diri sendiri, mereka bisa tahu apa yang mereka inginkan dalam hidup ini. Dan mereka menginginkan kebahagiaan. Mereka ingin cinta. Mereka ingin menikmati hidup. Di situlah mereka menikmati keindahan hidup, dan mengekspresikannya dengan banyak cara. Ada yang mengukir gagang pisau dengan indah, menganyam keranjang dengan bagus. Tapi sekarang tak ada yang membuat dan menggunakannya lagi. Semua orang sekarang memakai plastik.

"Saya merasa ada yang salah. Saya tidak bisa hidup sebagaimana yang saya alami di Bangkok. Jadi saya memutuskan berhenti kuliah. Dan saya pulang ke kampung halaman.

"Ketika saya pulang kampung, saya mulai hidup seperti masa kecil saya. Saya mulai bekerja dua bulan setiap tahunnya. Saya punya 4 ton beras. Seluruh keluarga saya yang berjumlah 6 orang, hanya butuh kurang dari 0,5 ton beras per tahun untuk makan. Jadi ada sisa beras yang bisa saya jual. Kemudian saya membuat 2 petak kolam yang saya sebari benih ikan. Setiap tahun, keluarga kami bisa makan ikan dari kolam itu. Saya lalu membuat kebun kecil, tidak sampai 2000 meter persegi. Dan saya hanya membutuhkan waktu 15 menit setiap hari untuk merawat kebun itu. Saya punya 30 lebih jenis sayuran di kebun itu. Sayuran itu tak habis kami makan sekeluarga. Sehingga sebagian saya jual.

"Saya merasa hidup saya lebih mudah. Dan saya bertanya-tanya, untuk apa saya dulu menghabiskan waktu 7 tahun di Bangkok dan sehari 8 jam bekerja kalau hanya untuk makan semangkuk mie? Saya bekerja keras tapi susah untuk makan. Di sini, di kampung saya ini, saya hanya perlu bekerja dua bulan dalam setahun di sawah, dan 15 menit perhari, dan saya bisa memberi makan 6 orang.

"Itu terasa sangat mudah. Sebelumnya say berpikir bahwa orang bodoh seperti saya yang tidak pernah mendapatkan nilai bagus di sekolah, tak bakal bisa punya rumah. Sebab anak terpandai di sekolah saya, anak yang mendapatkan rangking satu, dia mendapatkan pekerjaan yang bagus. Tapi dia membeli rumah dengan cara mencicil selama 30 tahun. Kalau dia saja butuh 30 tahun mencicil rumah, bagaimana dengan saya?

"Tapi akhirnya saya mulai membangun rumah perlahan dari bahan apa saja yang ada di sekeliling saya. Ternyata sangat mudah. Saya hanya mengerjakannya 2 jam dalam sehari. Mulai jam 7 sd jam 9 pagi. Dalam waktu 3 bulan, rumah itu jadi. Jika teman saya yang pintar butuh waktu 30 tahun untuk melunasi hutang rumahnya, saya hanya butuh waktu 3 bulan untuk membangun rumah saya sendiri.

"Saya merasa hidup saya lebih mudah. Saya tak pernah berpikir bahwa ternyata membangun rumah bisa semudah itu. Setelah tahu bahwa membangun rumah itu mudah, setiap tahun saya membangun rumah. Sekarang, saya memang tak punya banyak uang, tapi saya punya banyak rumah.

"Jadi memiliki rumah bukan masalah. Setiap anak usia 13 tahun bisa punya rumah jika sepulang sekolah dia mau meluangkan waktu 2 jam untuk membangunnya. Mereka bisa membuat perpustakaan dan sekolah jika mau. Setiap orang sepuh pun bisa bikin rumah sendiri.

"Jalan ini begitu mudah. Jika Anda tidak percaya, coba saja. Berikutnya adalah pakaian...

"Saya merasa miskin. Saya juga merasa bukan orang yang tampan. Saya pernah mencoba berpakaian seperti para bintang film agar kelihatan tampil lebih menawan. Saya perlu menabung sebulan untuk membeli celana jins. Setelah saya kenakan, dan saya bercermin, ternyata saya tidak berubah lebih baik. Saya tetap orang yang sama. Kalau begitu, kenapa saya harus membeli jins? Toh tidak mengubah apapun. Setelah itu, saya tak pernah membeli pakain selama 20 tahun. Sebab ada banyak orang yang datang mengunjungi saya yang memberikan pakaian. Dan malah saya punya banyak pakaian untuk saya berikan kepada orang lain.

"Semenjak saya berhenti membeli pakaian, ada banyak hal yang berubah di diri saya. Saya pada akhirnya hanya membeli apa yang saya butuhkan. Bukan apa yang saya inginkan. Saya merasa lebih bebas. Lebih merdeka.

"Terakhir, ada yang mengganggu saya. Bagaimana jika saya sakit? Pada awalnya, saya khawatir karena saya tak punya uang. Tapi saya lebih sering merenung. Sakit adalah hal biasa. Bukan hal yang buruk. Sakit bisa mengingatkan kita bahwa mungkin ada yang salah dalam kehidupan kita. Saya lalu belajar menyembuhkan diri sendiri dari apa yang tersedia di alam. Setelah saya bergantung pada diri saya sendiri, saya makin merasa bebas. Saya tidak hidup dalam kekhawatiran. Saya melakukan apapun yang saya sukai di hidup ini.

"Saya merasa orang yang unik. Saya tak perlu menjadi seperti orang lain.

"Ketika kemudian saya mengingat kehidupan saya yang suram waktu di Bangkok, saya akhirnya memutuskan membuat Pun Pun di Chiang Mai. Tujuan utamanya adalah untuk menyimpan benih tanaman. Karena benih adalah makanan. Karena makanan adalah kehidupan. Tak akan ada kehidupan jika tak ada makanan.

"Tak ada benih maka tak ada kebebasan. Tak ada benih maka tak ada kebahagiaan.

"Hidup kita tak akan tergantung pada orang lain jika kita punya benih. Jadi sangat penting untuk menyimpan benih.

"Selain itu, Pun Pun adalah pusat belajar. Belajar tentang bagaimana membuat hidup ini lebih mudah. Sebab di sekolah-sekolah, kita diajari untuk membuat hidup kita lebih rumit dan sulit. Kita bisa sama-sama membuat hidup ini lebih mudah. Tidak seperti yang diajarkan di sekolah-sekolah. Di sekolah, kita tidak diajarkan untuk mandiri. Kita diajari untuk tergantung pada uang. Tapi sekarang, untuk bahagia kita perlu percaya kepada diri sendiri dan orang lain.

"Dari semua hal di atas, yang ingin kembali saya tekankan adalah segala kebutuhan primer: makanan, rumah, pakaian, dan obat-obatan, haruslah mudah dan murah untuk semua orang. Itulah peradaban. Dan jika yang terjadi adalah sebaliknya, maka berarti yang terjadi adalah ketidakberadaban.

"Dan sekarang yang kita saksikan adalah yang kedua. Begitu ada banyak orang pintar di dunia ini, ada banyak universitas, ada banyak sarjana, tapi hidup kita makin sulit.  Kita semua bekerja keras. Tapi hidup makin sulit. Lalu untuk apa dan untuk siapa kita bekerja keras?

"Kita hanya  butuh kembali menjadi orang 'normal'. Burung membuat sarang dalam waktu satu sampai dua hari. Tikus membuat lubang dalam semalam. Tapi makhluk cerdas seperti kita butuh hutang 30 tahun untuk membuat rumah. Sialnya, makin banyak orang pesimistis bisa punya rumah.

"Itu pemikiran yang keliru. Kenapa kita bisa menghancurkan kemampuan kita sedemikian rupa? Kita punya pilihan. Memilih yang mudah atau yang sulit.

"Banyak orang bilang bahwa saya gila. Tapi itu kata mereka. Saya tidak bisa mengatur apa yang mereka pikir. Tapi saya bisa mengatur apa yang saya pikir dan saya kerjakan. Saya punya pilihan. Demikian juga Anda."

Rabu, 07 September 2016

Kita adalah Generasi lintas dimensi

SEKEDAR KITA-KITA TAU

Ayo angkat tangan...siapa yang l
Yang lahir angkatan
60 - 70 - 80

Sekedar anda tau.

Kita yg lahir di tahun 60-70-80an, adalah generasi yg layak disebut generasi paling beruntung Lo..kok bisa kenapa ya

Karena kitalah generasi yg mengalami loncatan teknologi yg begitu mengejutkan di abad ini, dg kondisi usia prima. Coba di ingat-ingat

Kitalah generasi terakhir yg pernah menikmati riuhnya suara mesin ketik. (Mulai ingat kan ya)
Sekaligus saat ini jari kita masih lincah menikmati keyboard dari laptop kita.

Kitalah generasi terakhir yg merekam lagu dari radio dg tape recorder kita. (Mulai kembali ke masa lalu)
Sekaligus kita juga menikmati mudahnya men download lagu dari gadget.

Kitalah generasi dg masa kecil bertubuh lebih sehat dari anak masa kini karena lompat tali, loncat tinggi, petak umpet, galasin adalah permainan yg tiap hari akrab dg kita.
Sekaligus saat ini mata dan jari kita tetap lincah memainkan berbagai game di gadget .
Wow..asyik kan ....

Masa remaja.
Kitalah generasi terakhir yg pernah mempunyai kelompok /geng yg tanpa janji, tanpa telpon/sms tapi selalu bisa kumpul bersama menikmati malam minggu sampai pagi.
Karena kita adalah generasi yg berjanji cukup dg hati.
Kalau dulu kita harus bertemu untuk terbahak bersama.
Kini kitapun tetap bisa ber ''wkwkwkwk

Di grup Facebook/whatsApp/line .

Kitalah generasi terakhir yg pernah menikmati lancarnya jalan raya tanpa macet dimana-mana.
Juga bersepeda motor menikmati segarnya angin jalan raya tanpa helm di kepala
(Memori yang luar biasa)

Kitalah generasi terakhir yg pernah menikmati jalan kaki berkilo meter tanpa perlu berpikir ada penculik yg membayangi kita.

Kitalah generasi terakhir yg pernah merasakan nikmatnya nonton tv dg senang hati tanpa diganggu remote untuk pindah chanel sana sini ..
Karena memang gak ada remote ya

Kita adalah Generasi yang selalu berdebar debar menunggu hasil cuci cetak foto, seperti apa hasil jepretan kita.
Selalu menghargai dan berhati2 dalam mengambil foto dan tidak menghambur hamburkan jepretan dan dan mendelete nya jika ada hasil muka yang jelek.
Saat itu hasil dengan muka jelek kita menerimanya dengan rasa ihklas.
Ihklas dan tetap ihklas apapun tampang kita di dalam foto.
Tanpa ada editan Camera 360 photoshop atau Beauty face.
Betul2 generasi yg menerima apa adanya.

Wow!!!!!

Kitalah generasi terakhir yg pernah begitu mengharapkan datangnya pak pos menyampaikan surat dari sahabat dan kekasih hati.

Kita mungkin bukan generasi terbaik. Tp kita adalah generasi yg
LIMITED EDITION.
Kita adalah generasi yg patuh & takut kpd ortu (meskipun sembunyi2 nakal & melawan) tp kita   generasi yg mau mendengar & komunikatif terhadap anak cucu.

Itulah kita.... selalu bersyukur atas nikmat yg telah kita terima

Anda generasi itu?

Bagikan ini...

Biar yg belum tau menjadi tau. Biar yg pernah tau tetap ingat kalau mereka tau dan menikmati lagi indahnya masa lalu yg tidak semua generasi tau..

*Indahnya waktu itu........*

Yuk berbahagia

Hati-hati buat para cewek cek sebelum masuk toilet umum

Hati - hati  buat teman-teman cewek atau ibu2 sebelum masuk ke toilet umum di mana saja baik di Mall, apotek, pertokoan, rumah sakit, perbankan, hotel dll.

kemarin ada kisah seorang ibu-ibu ke toilet di toko kitchen di daerah fatmawati, staffnya menaruh hp di kain pel loh, saya curiga saya injek, kameranya lagi record, kurangajar banget.
Kejadian dialami teman apotek, kemarin. Hati2 ingatin istri dan anak perempuan. Kalau mau kencing ke toilet umum suruh periksa dulu sekitar toilet. Terutama kalo ada kacanya. Atau mungkin ada kain pel dan hal lain yang mencurigakan lainnya.

CARA MENDETEKSI KAMERA TERSEMBUNYI DI RUANGAN HOTEL DENGAN HP ANDA (CEWEK WAJIB BACA)


Ketika berlibur atau melakukan perjalanan bisnis, Anda akan menginap di sebuah hotel, tapi Anda tidak tahu apakah Anda sedang diintai kamera / CCTV  tersembunyi atau tidak.


Ingat ketika menginap di sebuah hotel, Anda dapat menggunakan metode ini untuk memeriksa kamar Anda:


Bila Anda sudah masuk ke dalam kamar Anda, matikan lampu kamar, dan tutup semua tirai, buka kamera ponsel Anda, jangan menyalakan lampu flash.


Arahkan kamera ke seluruh ruangan,

ketika titik merah ditemukan, itu berarti bahwa ada kamera tersembunyi terpasang.

Jika tidak ada titik-titik merah, berarti ruangan itu aman.


Silakan SHARE info ini agar teman dan kerabat Anda yang sering bepergian atau melakukan perjalanan bisnis bisa lebih waspada

------------------------------------------------------------*************************************

Cara Rasullullah Mengkonsumsi Garam agar terhindar dari Penyakit

🍲TAKUT AKAN PENYAKIT YANG TIMBUL DARI GARAM?                 

🍶INI CARA RASUL MENGKONSUMSI GARAM

Rasulullah bersabda : "Sebaik-baik lauk adalah garam" (Al-Baihaqi). sangat bertentangan dengan dunia medis saat ini yang mengatakan bahwa makan garam bisa menyebabkan berbagai penyakit seperti darah tinggi, dehidrasi, keropos tulang dan penyakit empedu, namun hal itu tidak akan terjadi jika Anda mengetahui cara mengkonsumsi garam secara benar.

🍒 Begini Cara Mengkonsumsi Garam Agar Terhindar Dari Penyakit (Ala Rasul)

Jadi sesuai dengan hadist diatas yang menyatakan Garam bukanlah penyebab penyakit,
tapi malah obat yang paling mujarab seandainya digunakan dengan cara yang betul.

🔑Kuncinya adalah *GARAM TIDAK BOLEH DIMASAK!*

❌Kesalahan kita (kebanyakan orang Indonesia) ialah kita memasak garam yaitu memasukkan garam ke dalam masakan ketika masakan sedang MENDIDIH/PANAS.
Hal tersebut akan menyebabkan garam menjadi racun/toksik… Jika garam dimasak dengan cara di atas, garam akan menyebabkannya ber-asid dan membahayakan kesehatan serta mengundang berbagai penyakit, selain itu kandungan yodium pada garam juga akan hilang.

✅ Begini Cara yang betul penggunaan garam agar garam benar-benar menjadi obat bagi Anda, bukan Penyakit :
1⃣. Masaklah makanan yang ingin dimasak sehingga selesai. Contohnya: sayur – masukkan garam dalam masakan apabila matang dan airnya sudah berangsur hangat.

2⃣. Masak makanan tanpa garam!
Selagi makan, sediakan semangkuk garam dan taburkan di atas makanan yang ingin dimakan sesuai selera masing2.
Garam adalah mineral bagi tubuh, “Banyak amalan yang dilakukan oleh para Salafussoleh ialah dengan mengambil garam sebelum memulai makan”

Garam digunakan sebagai pembuka makan dengan mengambilnya dengan ujung jari dan dimasukkan ke mulut.

GARAM ADALAH MINERAL!!
Kelebihannya antara lain ialah: mengobati lebih dari 70 penyakit, serta tidak akan mengalami keadaan mati mendadak.

Silakan sebarkan, sekiranya anda ingin orang-orang yang anda cintai menjadi sehat.

⛔Berbagai penyakit yang disinyalir timbul akibat garam seperti gejala jantung dan tekanan darah tinggi adalah akibat dari penggunaan garam yang salah. 

Jadi kesimpulannya yg benar garam itu adanya dimeja makan bukan didapur. Selamat Mencoba

💕Semoga bermanfaat

_____🌴🌴🌴____
Copas dari Ustadzah Dra Nurdyati Akma, M.Si

Selasa, 06 September 2016

Bagi yang jadi Panitia Qurban bisa di baca nih

- Meneruskan info dari Abuya KH. M. Muhyiddin Abdul Qodir Al Manafi, MA.

silahkan untuk disebar luaskan lagi kepada yang lain terutama panitia Qurban :

*BISMILLAH.*
*INFO PENTING.*

Dinas Peternakan & Perikanan Kabupaten Bogor bersama Dg Institut Pertanian Bogor (IPB-) mengimbau agar daging kurban tdk dimasukan dlm kantung kresek berwarna hitam.

Dosen Fakultas Kedokteran Hewan IPB, Yusuf Ridwan, menyatakan tas kresek berwarna hitam mengandung zat pewarna yg bisa tercampur dg daging & disinyalir mengandung zat karsinogen yg bisa mnyebabkan kanker.

"Kami imbau masyarakat menggunakan kantung putih atau transparan," ungkapnya kepada VIVA news.com

*Sekali lagi, Tolong diingatkan ke panitia qurban utk tdk pake plastik hitam*

*S E B A R K A N* Jazakumullahu khairan(Dari prof Zainal unt panitia qurban....)







****************************

Ada yang Baru Lo di Dhijab of Mey kesana yuk....